Apa itu EPC Force Hub?
EPC Force Hub adalah program unggulan PERPLATSI yang menghubungkan perusahaan-perusahaan anggota yang memiliki kapabilitas Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek PLTS Atap skala besar yang membutuhkan sumber daya dan kapasitas melampaui kemampuan satu perusahaan secara individual.
Konsep ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan: banyak proyek PLTS Atap industri skala 500 kWp hingga beberapa MWp yang sulit dieksekusi oleh satu perusahaan EPC saja karena keterbatasan modal kerja, tenaga ahli, atau jangkauan geografis.
Model Operasional Hub
1. Project Matching
PERPLATSI bertindak sebagai fasilitator yang menerima brief proyek dari pemilik gedung, kawasan industri, atau developer properti, kemudian mencocokkannya dengan konsorsium anggota yang paling sesuai berdasarkan:
- Kapasitas teknis dan finansial
- Lokasi dan area layanan
- Track record proyek serupa
- Ketersediaan sumber daya saat ini
2. Konsorsium Framework
Hub menyediakan template perjanjian konsorsium yang sudah terstandarisasi, mencakup:
- Pembagian lingkup pekerjaan (scope splitting)
- Mekanisme pembayaran antar anggota konsorsium
- Tanggung jawab dan jaminan (warranty) per subproyek
- Prosedur eskalasi dan resolusi sengketa
3. Shared Resources Pool
Anggota Hub dapat mengakses pool sumber daya bersama:
- Database subkontraktor terverifikasi (scaffolding, electrical, sipil)
- Software desain PLTS (PVsyst, Helioscope) dengan lisensi bersama
- Template dokumen teknis dan kontrak standar PERPLATSI
- Akses ke lembaga pembiayaan proyek yang menjadi mitra PERPLATSI
Proyek yang Sudah Berhasil
| Proyek | Kapasitas | Anggota Konsorsium | Status |
|---|---|---|---|
| Kawasan Industri Karawang | 2.5 MWp | 3 anggota | Selesai 2024 |
| Hotel Bintang 4, Bali | 750 kWp | 2 anggota | Selesai 2024 |
| Pusat Perbelanjaan, Surabaya | 1.2 MWp | 4 anggota | On-going 2025 |
"EPC Force Hub mengubah cara kami bersaing — dari kompetitor menjadi kolaborator. Proyek yang tadinya hanya bisa diambil perusahaan besar kini bisa kita kerjakan bersama."