Visi Ekosistem Energi Terbarukan Terintegrasi
Transisi energi Indonesia tidak bisa hanya bertumpu pada satu teknologi. PLTS Atap, penyimpanan energi, dan elektrifikasi transportasi adalah tiga pilar yang saling melengkapi dan harus berkembang secara sinergis. Dengan kesadaran ini, PERPLATSI membangun kemitraan strategis dengan dua asosiasi mitra kunci.
Kemitraan dengan AESI (Asosiasi Energi Surya Indonesia)
AESI adalah asosiasi yang mewakili pemangku kepentingan industri energi surya secara lebih luas — mencakup PLTS skala utilitas, atap, dan off-grid. Kemitraan PERPLATSI–AESI mencakup:
- Koordinasi advokasi regulasi: Joint position paper kepada Kementerian ESDM dan DPR untuk reformasi kebijakan PLTS
- Data sharing: Pertukaran data kapasitas terpasang dan pertumbuhan pasar untuk mendukung perencanaan energi nasional
- Sertifikasi bersama: Pengembangan standar kompetensi teknisi PLTS yang diakui oleh kedua asosiasi
- Event kolaborasi: Co-hosting webinar, seminar, dan konferensi industri
Kemitraan dengan iD Battery
iD Battery adalah komunitas dan asosiasi yang fokus pada pengembangan ekosistem baterai dan penyimpanan energi di Indonesia. Kemitraan dengan iD Battery membuka jalan bagi anggota PERPLATSI untuk:
- Mendapatkan akses ke spesifikasi teknis dan testing protocol baterai terbaru
- Terhubung dengan supplier baterai terverifikasi untuk proyek BESS+PLTS
- Berpartisipasi dalam program pilot Virtual Power Plant (VPP) berbasis agregasi BESS residensial
- Mengikuti training khusus integrasi sistem PLTS+BESS+EV Charger
MoU dan Rencana Aksi Bersama
Kedua kemitraan telah diformalisasikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup:
- Program pertukaran anggota dan akses lintas asosiasi
- Penelitian bersama tentang model bisnis PLTS+BESS untuk segmen residensial menengah
- Pengembangan modul pelatihan integrasi teknologi untuk teknisi anggota
- Lobi bersama kepada pemerintah untuk insentif pajak sistem penyimpanan energi
"Bersama AESI dan iD Battery, kami membangun fondasi ekosistem energi bersih Indonesia yang tidak hanya bicara tentang panel surya, tetapi tentang sistem energi cerdas yang komprehensif."