Mengapa Teknologi Baterai Krusial bagi PLTS Atap?
Sistem PLTS Atap tanpa penyimpanan energi hanya bisa memanfaatkan listrik di saat panel surya aktif menghasilkan daya. Dengan integrasi Battery Energy Storage System (BESS), kelebihan energi siang hari dapat disimpan untuk digunakan malam hari atau saat cuaca mendung — meningkatkan kemandirian energi pelanggan secara signifikan.
Memahami pentingnya tren ini, PERPLATSI mengirimkan delegasi ke dua ajang internasional bergengsi di bidang teknologi baterai:
The Battery Show Europe & North America
The Battery Show adalah pameran dan konferensi terbesar dunia untuk industri baterai EV, penyimpanan energi, dan elektrifikasi. Delegasi PERPLATSI fokus pada:
- Teknologi baterai lithium iron phosphate (LFP) yang semakin terjangkau untuk aplikasi residensial
- Sistem manajemen baterai (BMS) generasi terbaru
- Solusi virtual power plant (VPP) berbasis agregasi BESS dari ribuan rumah tangga
- Regulasi sertifikasi keamanan baterai untuk pasar Asia Tenggara
International Battery Summit
Summit eksklusif yang mempertemukan eksekutif, investor, dan pembuat kebijakan dari 40+ negara. PERPLATSI berpartisipasi sebagai perwakilan asosiasi industri PLTS Indonesia dengan agenda:
- Presentasi potensi pasar BESS residensial Indonesia (estimasi 5 juta rumah pada 2030)
- Diskusi skema pembiayaan baterai berbasis sewa (battery-as-a-service)
- Lobi regulasi untuk insentif baterai lokal di TKDN kebijakan PLTS Atap
"Indonesia memiliki potensi pasar penyimpanan energi terbesar di ASEAN. PERPLATSI hadir untuk memastikan anggota kami siap mengkapitalisasi peluang ini dengan kompetensi dan standar yang tepat."
Tindak Lanjut Konkret
Dari kedua ajang ini, PERPLATSI berhasil menginisiasi program Battery Competency Track — modul pelatihan khusus bagi teknisi anggota untuk sertifikasi instalasi dan pemeliharaan BESS — yang akan diluncurkan pada semester kedua 2025.